Featured Posts

Mercurial 101: Install dan Gunakan Saat Ini Juga Sedikit pengantar, mercurial adalah sistem manajemen source code untuk kolaborasi pekerjaan dan pelacakan perubahan. Utamanya digunakan oleh para pembuat program. Perangkat lunak ini dibuat berbasis...

Read more

Menolak Email pada Postfix/Zimbra Beberapa waktu terkini, saya mendapat keluhan dari user mail server yang saya pelihara. Email-email tidak jelas masuk ke inbox mereka. Setelah saya pelajari salinan email yang dimaksud, tampak jelas...

Read more

Memulai Postgresql Setelah terjadi hiruk pikuk alih tangan MySQL pada saat ingin fokus menggunakan MySQL, membuat saya berpikir untuk kembali fokus dengan database server PostgreSQL. Dengan pertimbangan masa depan yang menurut...

Read more

Mengaktifkan Web Server Lighttpd Deskripsi mengenai Lighttpd yang bisa didapat dari website resminya adalah: " Security, speed, compliance, and flexibility -- all of these describe lighttpd (pron. lighty) which is rapidly redefining...

Read more

Instalasi Debian dari USB Dokumentasi ini dibuat saat saya ingin menginstall distribusi kesayangan Debian GNU/Linux ke sebuah netbook murah, accer aspire one. Saya pikir sekarang sudah saatnya menghindari melakukan proses instalasi...

Read more

Mercurial 101: Install dan Gunakan Saat Ini Juga

Category : Debian, Linux

Sedikit pengantar, mercurial adalah sistem manajemen source code untuk kolaborasi pekerjaan dan pelacakan perubahan. Utamanya digunakan oleh para pembuat program. Perangkat lunak ini dibuat berbasis bahasa pemrograman python dan sedikit C untuk alasan kecepatan.

Sudah terdapat beberapa sistem manajemen source code seperti ini, misalnya: Concurrent Versions System (CVS), Subversion (SVN), Bazaar (bzr), Git, dan beberapa yang lain. Lihat di Comparison of revision control software

Masing-masing Versioning System mempunyai kelebihan dan kekurangan. Jadi kenapa saya memilih mercurial, sederhana: saya belum terlalu dalam menggunakan CVS dan SVN dan saat ini sedang fokus di bahasa pemrograman python. Jadi mercurial ada pilihan wajar saat ini. Selain itu namanya keren, “scientist” banget.

Karena mercurial dibuat menggunakan python bisa dipastikan bisa berjalan di sistem operasi selain GNU/Linux. Dalam tulisan ini dibahas menggunakan sistem operasi GNU/Linux, yaitu distribusi Debian Lenny.

Setelah selesai membaca tulisan ini anda akan bisa menggunakan mercurial untuk melacak perubahan kode sumber yang sedang anda kerjakan. Bekerja sendirian tanpa kolaborasi dengan programmer lain. Continue Reading

Menolak Email pada Postfix/Zimbra

Category : Debian, Linux, Mail Server, Zimbra

Beberapa waktu terkini, saya mendapat keluhan dari user mail server yang saya pelihara. Email-email tidak jelas masuk ke inbox mereka. Setelah saya pelajari salinan email yang dimaksud, tampak jelas bahwa email tidak terkirim dari email server kami. Akan tetapi berasal dari email server di luar. Tujuan dan asal email memang ke arah domain klien saya tersebut. Jadi sekiranya email tersebut tidak sampai ke tujuan, pasti akan berbalik ke arah email server kami.

Solusi yang dijelaskan disini meski berbasis Zimbra, jelas bisa diterapkan pada sistem lain yang menggunakan Postfix. Karena kita tahu Zimbra menggunakan Postfix sebagai MTA (Mail Transfer Agent).

Kembali ke masalah yang sedang kita bahas. Email-email tersebut mempunyai pola Subject yang mengandung kata “VIAGRA”. Meski keseluruhan subject berubah-ubah sesuai dengan alamat email yang dikirimi. Misalnya isi Subject-nya “blah VIAGRA Official Site -96%”, yang dikirim ke email blah@domain.com.

Dengan pola tersebut, diputuskan untuk menolak semua email dengan subject yang berisi kata “VIAGRA”. Continue Reading

Memulai Postgresql

Category : Database, Postgresql

Setelah terjadi hiruk pikuk alih tangan MySQL pada saat ingin fokus menggunakan MySQL, membuat saya berpikir untuk kembali fokus dengan database server PostgreSQL. Dengan pertimbangan masa depan yang menurut saya kurang bagus buat MySQL. Ini adalah kejadian yang ketiga setelah saya beralih dari distribusi GNU/Linux RedHat/Fedora ke Mandrake/Mandriva, dan kemudian ke Debian. Dengan alasan yang sama tentunya. Masa depan yang sepertinya gak terlalu bagus.

Beberapa tahun saya telah mengunakan dua database utama yaitu MySQL dan PostgreSQL. Namun tidak pernah membuat dokumentasi masing-masing. Sekarang saat yang tepat untuk segera membuat dokumentasi. Agar mudah mencari apa yang telah saya kerjakan, daripada mencari dalam lautan database mesin pencari di Internet. Selain itu agar bermanfaat pula bagi orang lain.

Fitur-fitur penting dijelaskan di website postgresql. Tapi seingat saya, PosgreSQL mempunyai fitur yang jauh di atas MySQL di awal-awal tahun 2000-an. Untuk kondisi sekarang belum membandingkan, karena MySQL sudah sedemikian maju. Dan saya baru mulai menggunakan PosgreSQL lagi. Continue Reading

Mengaktifkan Web Server Lighttpd

Category : Debian, Linux, Web Server

Deskripsi mengenai Lighttpd yang bisa didapat dari website resminya adalah:

” Security, speed, compliance, and flexibility — all of these describe lighttpd (pron. lighty) which is rapidly redefining efficiency of a webserver; as it is designed and optimized for high performance environments. With a small memory footprint compared to other web-servers, effective management of the cpu-load, and advanced feature set (FastCGI, SCGI, Auth, Output-Compression, URL-Rewriting and many more) lighttpd is the perfect solution for every server that is suffering load problems. And best of all it’s Open Source licensed under the revised BSD license. “

Catatan ini adalah rekaman yang sempat saya buat ketika membuat aplikasi berbasis web dengan menggunakan bahasa skripting python.

Instalasi

Seperti biasa, cara menginstall perangkat lunak di distribusi Debian sangat mudah:

kripton:~# apt-get install lighttpd
Reading package lists... Done
Building dependency tree
Reading state information... Done
Suggested packages:
  rrdtool
The following NEW packages will be installed:
  lighttpd
0 upgraded, 1 newly installed, 0 to remove and 53 not upgraded.
Need to get 0B/308kB of archives.
After this operation, 930kB of additional disk space will be used.
Selecting previously deselected package lighttpd.
(Reading database ... 23730 files and directories currently installed.)
Unpacking lighttpd (from .../lighttpd_1.4.19-5+lenny1_i386.deb) ...
Processing triggers for man-db ...
Setting up lighttpd (1.4.19-5+lenny1) ...
Starting web server: lighttpd.

Jika di akhir instalasi ditemui pesan seperti ini:

Starting web server: lighttpd2010-06-13 12:34:14: (network.c.300) can't bind
to port:  80 Address already in use
 failed!
invoke-rc.d: initscript lighttpd, action "start" failed.

Berarti ada web server yang telah menggunakan port 80. Dan biasanya adalah Apache. Anda dapat menghapus Apache dari sistem atau menonaktifkan, jika suatu saat memerlukan tidak perlu menginstall ulang.

Untuk menghapus Apache dari sistem:

kripton:~# apt-get --purge remove apache2

Continue Reading

Instalasi Debian dari USB

Category : Debian, Linux

Dokumentasi ini dibuat saat saya ingin menginstall distribusi kesayangan Debian GNU/Linux ke sebuah netbook murah, accer aspire one. Saya pikir sekarang sudah saatnya menghindari melakukan proses instalasi menggunakan keping CD/DVD, untuk mengurangi dampak bahaya lingkungan yang diakibatkan oleh sampah CD/DVD–sebuah statement sok tahu yang tidak didukung data yang benar.

Lagi pula menginstal sistem operasi menggunakan media harddisk atau USB flaskdisk lebih cepat dan mempunyai tingkat kesuksesan yang lebih bagus daripada menggunakan CD/DVD.

Asumsi untuk melakukan langkah-langkah ini adalah,

  • Kita bekerja menggunakan sistem operasi GNU/Linux yang sudah berjalan, dalam hal ini saya menggunakan distribusi Debian Lenny.
  • Sudah terinstall paket syslinux dan syslinux-common.
  • Sudah terinstall program fdisk dan rsync.
  • Menggunakan hak akses ‘root’.
  • Direktori sumber adalah /tmp/source, dan direktori tujuan adalah /tmp/target.

Continue Reading

Membuat Salinan Instalasi Server dengan Fungsi Sama

Category : Debian, Linux

Beberapa hari ini saya harus menginstall beberapa server dengan fungsi khusus, seperti server printer dan server fax. Alih-alih menginstall masing-masing server menggunakan media installer standar kemudian menyetel satu persatu. Saya menginstall satu mesin, menyetel dengan benar sistem di mesin tersebut. Setelah itu menyalin sistem secara keseluruhan pada komputer-komputer lainnya. Dan terakhir menyetel kebutuhan khusus masing-masing server.

Metode instalasi yang dijelaskan disini, adalah rangkuman hasil catatan setelah melakukan instalasi. Bukan didokumentasikan saat instalasi. Akan sangat memungkinkan terdapat kekeliruan penulisan perintah dan lain sebagainya. Koreksi dan usulan sangat terbuka dari para penerap dan pengguna GNU/Linux secara umum.

Meski tulisan ini berbasis distribusi Debian, tapi saya sangat yakin bisa diterapkan untuk distribusi lainnya.

Cara seperti ini sebenarnya mirip dengan cara diterapkan pada distribusi-distribusi yang diinstall dari live-cd

Berikut langkah-langkah yang telah saya lakukan: Continue Reading

Definit Integral Metode Monte Carlo

Category : Komputasi

Hari ini mendapat email dari seorang mahasiswa, begini bunyinya:

Bapak salaman sya mau bertanya. ini saya attach. sebelumnya terimaksih banyak ya bapak

Dan isi file attachment dalam format “doc” adalah:

bapak, saya mau menanya bagaimana skrip untuk perhitungan metode monte carlo dengan cara membangkitkan bilangan acak.

Dalam integral monte carlo ada rumus begini :

Dengan N = banyaknya data yang dibangkitkan.

Algoritmanya begini mas :
1. bangkitkan data dalam interval a sampai b
2. masukkan nilainya ke dalam fungsi g(x) lalu jumlahkan nilainya
3. hitung rata-rata lalu kalikan dengan (b-a) sebagai taksiran nilai integral yang dicari. Continue Reading

Langkah Pertama Menguasai Smarty

Category : PHP Programming

Apa sih sebenarnya Smarty? Penjelasan pendeknya, Smarty adalah library PHP untuk mengolah tampilan berbasis web dari sebuah cetakan tampilan dan data dari skrip PHP.

Sistem template ini sangat penting dalam pekerjaan menampilkan halaman web dinamis. Pekerjaan mengkreasi tampilan dan logika pemrograman secara mudah dipisahkan. Sehingga tingkat kebergantungan akan dikurangi.

Cara kerja sistem template pernah saya tulis di disini, atau disini. Dalam tulisan ini saya akan membahas sistem templating yang lebih rumit dan lengkap.

Asumsi:

  • Sistem operasi Debian GNU/Linux 5.0 “Lenni”,
  • PHP 5.2.6,
  • Smarty 2.6.26, bisa didapatkan dari URI ini,
  • Konfigurasi Apache 2.2.9 standar bawaan Debian,
  • Mampu menggunakan perintah baris di GNU/Linux.

Continue Reading

Info Sekilas Filesystem FAT32

Category : Windows

Berikut info yang saya dapat dari url:

Berikut ringkasannya:

  • Ukuran kluster tidak bisa lebih besar atau sama dengan 64KB. Beberapa program akan sangat bermasalah dengan ukuran lebih besar dari batas ini.
  • Jumlah kluster maksimum adalah 268,435,445. Jika tiap kluster maksimal memuat 32KB maka jumlah seluruhnya adalah sekitar 8TB.
  • Boot sector menggunakan 32bit untuk menyimpan jumlah sektor, sehingga ukuran maksimal adalah 2TB pada harddisk dengan ukuran 512Byte/sektor. (2^32*512Byte = 2TB).
  • Tools di Windows XP/Windows 2K tidak mampu membuat fileystem FAT32 dengan ukuran lebih besar dari 32GB. Akan tetapi bisa mengakses filesystem lebih besar dari itu.
  • Kita tidak bisa membuat file dengan ukuran lebih besar dari 4GB-1Byte dalam sebuah partisi FAT32.

Bila mempunyai harddisk eksternal dengan ukuran besar (>60GB) dan ingin menggunakan hanya satu partisi dengan filesystem FAT32. Gunakan tools di sistem operasi GNU/Linux.

neon:~# mkfs.vfat -n RAISING -c -v -m bootmsg.txt /dev/sdb1
mkfs.vfat 3.0.1 (23 Nov 2008)
Auto-selecting FAT32 for large filesystem
/dev/sdb1 has 255 heads and 63 sectors per track,
logical sector size is 512,
using 0xf8 media descriptor, with 156296322 sectors;
file system has 2 32-bit FATs and 32 sectors per cluster.
FAT size is 38140 sectors, and provides 4881875 clusters.
Volume ID is 65e9d871, volume label RAISING    .
Informasi filesystem vfat.

Informasi filesystem vfat.

Hasil filesystem yang dibuat dengan perintah di atas. Ukuran klusternya 32*512Byte=16kByte.

Selesai

E.O.T

Update Pidgin dari Repository Backports

Category : Debian

Akhir-akhir ini terdapat masalah koneksi antara messenger klien pidgin versi 2.4 dengan server messenger yahoo. Awal-awal terjadi masalah bisa diatasi dengan mengganti server messenger. Akan tetapi dalam seminggu ini server-server alternatif ternyata juga sudah diupdate oleh yahoo, sehingga pidgin tidak bisa lagi digunakan untuk yahoo messenger

Solusi satu-satunya adalah mengupdate pidgin dengan versi terbaru. Berhubung paket standard distribusi Debian Lenny adalah pidgin versi 2.4, maka perlu dicari server alternatif lain yang menyediakan versi yang lebih baru yaitu versi 2.6.

Berdasarkan informasi dari milis tanya-jawab@linux.or.id yang diposting oleh nugrahadi@gmail.com, paket-paket backport bisa didapatkan dari alamat http://repo.ugm.ac.id/debian-backports.

Ikuti perintah-perintah berikut untuk menginstall pidgin versi 2.6.

neon:~# echo "deb http://repo.ugm.ac.id/debian-backports \
lenny-backports main contrib non-free" >> /etc/apt/sources.list
neon:~# wget http://repo.ugm.ac.id/debian-backports/archive.key
neon:~# apt-key add archive.key
neon:~# apt-get update
neon:~# apt-get -t lenny-backports install pidgin

Selesai. Jalankan pidgin kembali.

E.O.T