Daftar di Technorati

uzmb4y6sh2
posted at: 07:27 | path: /sosial | permanent link | Tags | comment(s): 0

Mengaktifkan SNMP Agent di CentOS GNU/Linux

Simple Network Management Protocol (SNMP) agent adalah sebuah program yang senantiasa aktif di sebuah piranti jaringan. Fungsinya adalah menyediakan data untuk server sistem manajemen jaringan.

Data yang bisa disediakan oleh SNMP Agent misalnya adalah jumlah data yang telah dikirim atau diterima sebuah piranti jaringa. Jumlha proses yang sedang berjalan, penggunakan kapasitas harddisk, dan sebagainya.

Untuk mengaktifkan SNMP Agent jalankan perintah berikut

[root@proxy ~]# yum install net-snmp

Kemudian buat file konfigurasi snmpd, /etc/snmp/snmpd.conf. Dan isinya adalah,

# System Description
sysDescr     Enterprise Proxy Server
sysContact   netmaster@enterprise.co.id
sysName      gfhsvrproxy02.corp.enterprise.co.id
sysLocation  Ruang Server Head Office

com2sec public default public
group public v1 public
group public v2c public
group public usm public
view all included .1
access public "" any noauth exact all none none

Terakhir restart daemon SNMP Agent.

[root@proxy ~]# /etc/init.d/snmpd restart
Stopping snmpd:                                            [  OK  ]
Starting snmpd:                                            [  OK  ]

E.O.T

posted at: 22:55 | path: /linux | permanent link | Tags , , , | comment(s): 0

Mengaktifkan MRTG di CentOS GNU/Linux

MRTG, Multi Router Traffic Grapher yang dibuat oleh Tobias Oetiker sangat bermanfaat untuk administrator sistem dan jaringan. Semua distribusi GNU/Linux mayoritas selalu menyertakan software ini.

Untuk mengaktifkan fasilitas ini,

[root@proxy ~]# yum install mrtg

Anggap kita sedang mengaktifkan mrtg di server dengan alamat IP 10.0.0.1. Server atau piranti yang akan kita ambil datanya menggunakan mrtg adalah: 172.16.1.1 dan 192.168.1.1.

Langkah selanjutnya adalah membuat konfiguras MRTG dengan menjalankan perintah untuk membuat konfigurasi. Akan tetapi sebelumnya pastikan piranti-piranti yang akan dibaca informasinya sudah aktif agen snmp-nya.

[root@gfhsvrproxy02 ~]# /usr/bin/cfgmaker --global 'WorkDir: /var/www/mrtg' \
--global 'Options[_]:growright,bits' --output=/etc/mrtg/mrtg.cfg \
public@172.16.1.1 public@192.168.1.1
  • /var/www/mrtg, adalah tempat untuk meletakkan file-file hasil program mrtg.
  • /etc/mrtg/mrtg.cfg, file konfigurasi hasil dari program cfgmaker.
  • 172.16.1.1, 192.168.1.1, adalah piranti-piranti yang akan dibaca datanya pada selang waktu tertentu oleh mrtg. public adalah nama user snmp untuk membaca data.

Kemudian buatlah file index.html dengan menggunakan program indexmaker.

[root@proxy ~]# /usr/bin/indexmaker --output /var/www/mrtg/index.html \
--title="Traffic analisys for backbone devices" --columns=1 /etc/mrtg/mrtg.cfg

dimana

  • /var/www/mrtg/index.html, adalah file hasil yang dibuat program indexmaker.
  • "Traffic analisys for backbone devices", adalah judul halaman index.html
  • /etc/mrtg/mrtg.cfg, adalah file konfigurasi yang akan digunakan untuk membuat file index.html

Terakhir lakukan proses pembacaan data awal semua piranti dan buat grafik awal. Lakukan perintah berikut ini paling tidak tiga kali agar semua file yang diperlukan dibuat. Selanjutnya data akan selalu diupdate melalui proses cron setiap lima menit.

[root@proxy ~]# LANG=C LC_ALL=C /usr/bin/mrtg /etc/mrtg/mrtg.cfg \
--lock-file /var/lock/mrtg/mrtg_l --confcache-file /var/lib/mrtg/mrtg.ok

Setelah selesai akses menggunakan browser alamat http://10.0.0.1/mrtg/

E.O.T

posted at: 22:47 | path: /linux | permanent link | Tags , , , | comment(s): 0

AT Command Modem

AT command adalah standard perintah untuk modem. Pada awalnya standar perintah ini untuk modem-modem telpon PSTN, akan tetapi perintah ini sekarang dikembangkan juga untuk modem-modem GSM.

Untuk mengembangkan piranti lunak berbasis modem harus mengerti perintah-perintah ini. Berikut beberapa perintah yang sering dipakai. Contoh perintah-perintah berikut ini dijalankan pada modem WAVECOM yang telah dipasang pada port serial pertama komputer. Software yang digunakan adalah minicom pada sistem operasi GNU/Linux Debian Lenny.

Jalankan perintah minicom dari console atau virtual console semacam gnome-terminal.

monitor:~# minicom 

Welcome to minicom 2.2

OPTIONS: I18n 
Compiled on Jan  7 2007, 18:00:43.
Port /dev/ttyS0

               Press CTRL-A Z for help on special keys
                                                     
AT S7=45 S0=0 L1 V1 X4 &c1 E1 Q0                     
OK                                    

Untuk keluar dari minicom tekan tombol Ctrl+A+X.

Untuk mengetahui pembuat piranti modem gunakan perintah AT+CGMI.

AT+CGMI                                              
 WAVECOM MODEM

OK

Untuk melihat model produk modem:

AT+CGMM
 MULTIBAND  900E  1800 

OK

Untuk melihat nomor serial piranti:

AT+CGSN
355211010278012

OK

Untuk melakukan panggilan gunakan perintah ATD, dan untuk menghentikan panggilan gunakan ATH:

ATD08129886435;
OK

ATH
OK

Memeriksa kualitas sinyal modem:

AT+CSQ
+CSQ: 31,0

OK

Mengetahui identitas kartu SIM

AT+CIMI                                                                         
510108642293545                                                                 
                                                                                
OK                

Menjalankan perintah USSD. Misalnya untuk memeriksa jumlah pulsa dan masa aktif kartu SIM.

AT+CUSD=1,*888#
OK

+CUSD: 2,"Sisa pulsa Rp. 4943.6. Penggunaan pulsa di periode ini Rp. 99. 
Akhir periode : 24/07/09.Ktk REG RH krm ke 9122 utk ringtone Rhoma.Cm 1rb",15

Bagaimana perintah untuk menmbaca dan mengirim sms? tunggu lanjutannya. :D

posted at: 08:55 | path: /hardware | permanent link | Tags , | comment(s): 2

Apa Susahnya Senyum?

Kilas balik di tahun 1993, waktu pertama kali saya menginjakkan kaki di Jabedetabog. Dengan semangat yang menggebu ingin mengejar impian, dengan bekal isi otak penuh, isi hati penuh, dan isi kantong yang tiris.

Ada sebuah pengalaman bagi saya tidak akan pernah terlupakan! Kalau di Kota --saya sebut kota bukan kampung, karena memang sebuah kota-- asal saya, bahkan pada orang yang belum kita kenal pun kita bisa menyapa dan melempar senyum yang bisa dipastikan akan direspons. Bahkan oleh orang yang dipandang masyarakat sebagai penjahat sekalipun. Mungkin karena sudah mendarah daging, budaya ini juga terbawa kemana-mana. Termasuk ke Jabedetabog.

more »

posted at: 21:51 | path: /personal | permanent link | Tags , | comment(s): 1

Dr Karl May, Penulis hebat abad 19

Pertama kali membaca buku buah karya Dr Karl May saat masih SMP. Penulis hebat ini menggambarkan petualangan dirinya sendiri dengan sangat hidup. Buku yang saya baca saat itu adalah "Winnetou Ketua Suku Apache". Buku itu menceritakan bagaimana Old Shatterhand, julukan Dr Karl May, dan sahabatnya Winnetou mengembara daerah barat Amerika.

Kemarin, kebetulan melihat satu buku lagi karangan Dr Karl May ini berjudul "Llano Estacado" di perpustakaan Umum Daerah DKI Jakarta. Langsung dipinjam jilid 1 dan 2. Baru dibaca satu jilid, masih mengasyikkan untuk dibaca. Begitu hidup seolah pembaca ikut dalam petualangan Old Shatterhand yang mampu membuat orang pingsan hanya dengan sekali pukul dengan pukulannya yang keras.

Simpang siur kabar, apakah penulis ulung ini pernah mengunjungi negeri yang diceritakan dalam semua ceritanya. Apakah juga benar-benar mengalami semua petualangan yang diceritakan. Akan tetapi yang jelas dari dokumen-dokumen perjalannya, Dr Karl May yang berkebangsaan Jerman ini pernah beberapa kali mengunjungi Benua Amerika. Selain itu terdapat beberapa benda yang diceritakan dalam buku-buku karangan beliau, diantaranya adalah senapan perak dan senapan pembunuh beruang.

Kisah-kisah yang diceritakan dalam buku-buku karangan Dr Karl May, banyak memuat semangat persahabatan, persaudaraan, kesetiaan, dan kecintaan pada alam.

Buku-buku karangan Dr Karl May, menurut saya tidak kalah bahkan lebih bagus daripada buku-buku fiksi yang belakangan muncul seperti "Serial Harry Potter" maupun "Narnia".

posted at: 21:44 | path: /readings | permanent link | Tags , | comment(s): 1

Indonesia Nomor Satu

Prihatin dengan kondisi bangsa yang diterpa badai di berbagai bidang, ide untuk bangkit dan berjuang membawa angin segar. Setiap orang di bidang masing-masing seharusnya bisa membuat perubahan.

Saya yang hanya bisa mengakses internet dan punya fasilitas beberapa space di Internet, hanya bisa ikut menyiarkan pesan ini dalam bentuk banner di blog ini. Banner diambil dari Kementerian Desain Republik Indonesia (KDRI).

GO 1NDONESIA, GO

posted at: 08:11 | path: /sosial | permanent link | Tags | comment(s): 0

Membangun Server Proxy POP3 dan SMTP dengan tcpproxy

Kebijakan perusahaan untuk akses ke Internet bisa beragam. Tergantung keperluan. Dan di beberapa perusahaan yang sangat mementingkan keamanan jaringan lokal mereka mengharuskan setiap akses ke internet harus melalui sebuah server proxy. Atau dengan kata lain user tidak boleh mengakses Internet secara bebas.

Server proxy untuk akses web dan ftp sudah bisa dilayani dengan squid cache yang sangat terkenal. Akan tetapi bagaimana dengan server proxy untuk protokol yang lain? POP3 dan SMTP misalnya. Ikuti tulisan ini untuk membangun server proxy tersebut.

Pembahasan tulisan ini berbasiskan distribusi CentOS v5.1. Meski belum dicoba pada distribusi yang lain tapi saya sangat yakin panduan ini akan bisa digunakan untuk distribusi RedHat Enterprise, Mandriva, Fedora Core, atau bahkan SUSE (baik yang versi enterprise maupun open), yang penting menggunakan paket manajemen RPM. Layanan proxy akan dijalankan oleh xinetd.

more »

posted at: 10:00 | path: /linux | permanent link | Tags , , , | comment(s): 5

Mengurai Paket Debian

Berikut tips untuk menguraikan paket debian (.deb).

  • Pertama, download file yang akan diuraikan isinya. Misalkan python-gsmmodem_1.1-11_all.deb
  • Buat direktori untuk menampung struktur direktori file paket debian.
    salman@neon:~$ mkdir python-gsmmodem
    
  • Uraikan paket dengan program dpkg
    salman@neon:~$ dpkg -X python-gsmmodem_1.1-11_all.deb python-gsmmodem/
    ./
    ./etc/
    ./etc/modem/
    ./etc/modem/operators.list
    ./etc/modem/gsmmodem.conf
    ./usr/
    ./usr/share/
    ./usr/share/doc/
    ./usr/share/doc/python-gsmmodem/
    ./usr/share/doc/python-gsmmodem/RELEASE
    ./usr/share/pycentral/
    ./usr/share/pycentral/python-gsmmodem/
    ./usr/share/pycentral/python-gsmmodem/site-packages/
    ./usr/share/pycentral/python-gsmmodem/site-packages/gsmmodem.py
    

Selesai sudah pake Debian di uraikan. Semoga bermanfaat.

E.O.T

posted at: 16:08 | path: /debian | permanent link | Tags , | comment(s): 2

SQLite 102: Tabel

Membuat tabel dalam sebuah database sqlite sama dengan database lain.

Akses database dengan perintah.

salman@neon:~/notes/sqlite$ sqlite3 tickets.db 
SQLite version 3.5.9
Enter ".help" for instructions
sqlite>

Untuk membuat table jalankan perintah:

sqlite> CREATE TABLE users (
   ...> id       INTEGER,
   ...> username TEXT,
   ...> password TEXT,
   ...> role     INTEGER,
   ...> lastlog  INTEGER
   ...> );

dimana:

users
adalah nama tabel yang akan dibuat.
id, username, password, role, lastlog
adalah nama field yang ada dalam tabel.
TEXT, INTEGER
tipe data atau dalam terminologi sqlite disebut dengan "Storage Classes".

Struktur tabel yang telah dibuat bisa dilihat dengan perintah ".schema"

sqlite> .schema users
CREATE TABLE users (
id INTEGER,
username TEXT,
password TEXT,
role     INTEGER,
lastlog  INTEGER
);

Struktur tabel dan isi tabel dalam format perintah SQL bisa ditampilkan dengan perintah ".dump"

sqlite> .dump users
BEGIN TRANSACTION;
CREATE TABLE users (
id INTEGER,
username TEXT,
password TEXT,
role     INTEGER,
lastlog  INTEGER
);

Dan untuk menghapus tabel gunakan perintah "drop table" seperti berikut:

sqlite> drop table users;

E.O.P

posted at: 19:27 | path: /database | permanent link | Tags , | comment(s): 0

Membuat Samba Share Folder

Membuat share folder dengan protokol SMB/CIFS dengan sistem operasi GNU/Linux bisa dengan diwujudkan dengan beberapa langkah mudah. Tulisan ini menggunakan sistem operasi GNU/Linux distribusi CentOS 5.1

Pertama install software samba dan paket-paket dependensinya.

# yum install samba samba-common samba-client samba-swat

Buat file konfigurasi sederhana samba.

# cd /etc/samba/
# mv smb.conf  smb.conf.distrib
# vi smb.conf

Isi file tersebut dengan baris-baris berikut

[global]
	workgroup 	= SMBGROUP
	server string 	= Samba Server Version %v
	security 	= share

Samba server akan menggunakan workgroup SMBGROUP. Dan kolom keterangan diisi dengan komentar "Samba Server Version 3.0.33-3.7.el5". Dimana 3.0.33-3.7.el5 adalah versi software yang kita install. String tersebut akan disubstitusikan untuk "%v".

more »

posted at: 15:10 | path: /linux | permanent link | Tags , | comment(s): 2

Membuat Paket RPM

Banyak program baru belum berbentuk RPM, tapi masih berupa kode sumber. Di lain pihak, banyak pengguna GNU/Linux menginginkan paket binari dalam format RPM. Anda dapat berjasa dengan membuatkan RPM-nya.

Setelah merasakan kemudahan-kemudahan yang ditawarkan oleh manajemen paket RPM, mungkin Anda bertanya-tanya apakah sulit membuat paket software dalam format RPM? Jawaban untuk pertanyaan pendek ini bisa bervariasi, tergantung pada seberapa kompleks software yang akan kita paket.

Apa yang perlu kita siapkan untuk membuat paket dengan RPM? Cek daftar berikut:

  • Sumber program yang akan kita paket, biasanya dalam format terkompresi nama_file.tar.gz.
  • Program RPM, secara default program ini sudah terinstalasi di distribusi berbasis RPM semacam RedHat, CentOS, Mandrake, dan SuSE.
  • Paket-paket development yang diperlukan untuk proses kompilasi, ini tergantung keperluan software yang akan dipaket. Misalnya gcc, make, install, dan file-file library yang diperlukan untuk melakukan kompilasi program yang akan kita paket.
  • File spec yang diperlukan untuk proses pembuatan paket RPM. Akan kita bahas bagaimana cara membuat file ini dalam tulisan ini.

Pembahasan kita akan berkisar pada cara membuat file spec, karena di file inilah tersedia informasi yang diperlukan untuk proses kompilasi, instalasi paket, dan pembuatan paket. Saya menggunakan distribusi CentOS 5.1 dalam pembahasan ini.

more »

posted at: 04:05 | path: /linux | permanent link | Tags | comment(s): 5