Instalasi Debian dari USB
Dokumentasi ini dibuat saat saya ingin menginstall distribusi kesayangan Debian GNU/Linux ke sebuah netbook murah, accer aspire one. Saya pikir sekarang sudah saatnya menghindari melakukan proses instalasi menggunakan keping CD/DVD, untuk mengurangi dampak bahaya lingkungan yang diakibatkan oleh sampah CD/DVD--sebuah statement sok tahu yang tidak didukung data yang benar.
Lagi pula menginstal sistem operasi menggunakan media harddisk atau USB flaskdisk lebih cepat dan mempunyai tingkat kesuksesan yang lebih bagus daripada menggunakan CD/DVD.
Asumsi untuk melakukan langkah-langkah ini adalah,
- Kita bekerja menggunakan sistem operasi GNU/Linux yang sudah berjalan, dalam hal ini saya menggunakan distribusi Debian Lenny.
- Sudah terinstall paket syslinux dan syslinux-common.
- Sudah terinstall program fdisk dan rsync.
- Menggunakan hak akses 'root'.
- Direktori sumber adalah /tmp/source, dan direktori tujuan adalah /tmp/target.
Update Pidgin dari Repository Backports
Akhir-akhir ini terdapat masalah koneksi antara messenger klien pidgin versi 2.4 dengan server messenger yahoo. Awal-awal terjadi masalah bisa diatasi dengan mengganti server messenger. Akan tetapi dalam seminggu ini server-server alternatif ternyata juga sudah diupdate oleh yahoo, sehingga pidgin tidak bisa lagi digunakan untuk yahoo messenger
Solusi satu-satunya adalah mengupdate pidgin dengan versi terbaru. Berhubung paket standard distribusi Debian Lenny adalah pidgin versi 2.4, maka perlu dicari server alternatif lain yang menyediakan versi yang lebih baru yaitu versi 2.6.
Berdasarkan informasi dari milis tanya-jawab@linux.or.id yang diposting oleh nugrahadi@gmail.com, paket-paket backport bisa didapatkan dari alamat http://repo.ugm.ac.id/debian-backports.
Ikuti perintah-perintah berikut untuk menginstall pidgin versi 2.6.
neon:~# echo "deb http://repo.ugm.ac.id/debian-backports \
lenny-backports main contrib non-free" >> /etc/apt/sources.list
neon:~# wget http://repo.ugm.ac.id/debian-backports/archive.key
neon:~# apt-key add archive.key
neon:~# apt-get update
neon:~# apt-get -t lenny-backports install pidgin
Selesai. Jalankan pidgin kembali.
E.O.T
Resolusi Hostname di GNU/Linux pada jaringan NetBIOS
Resolusi nama host ke alamat IP di jaringan yang melibatkan protokol TCP/IP dan NetBIOS biasanya agak merepotkan. Syukurlah ada perangkat lunak Samba di sistem operasi GNU/Linux. Software ini berhasil menggantikan sebagian fungsi dari sistem operasi Windows Server.
Proses penerjemahan nama ke alamat IP dalam jaringan TCP/IP dilayani oleh DNS. Sedangkan jaringan NetBIOS menggunakan WINS atau memancarkan nama di jaringan yang pada akhirnya akan dikumpulkan oleh "komputer local browser".
Tips ini diterapkan pada sistem operasi GNU/Linux distribusi Debian Etch, dan seharusnya bisa berjalan di versi-versi selanjutnya meski saya belum pernah mencobanya. Komputer berfungsi sebagai file server dan wins server. Semua komputer bersistem operasi Windows disetel supaya menggunakan komputer ini sebagai WINS-nya.
Langkah pertama adalah menginstall software winbind, dan menjalankannya.
fileserver:~# apt-get install winbind
fileserver:~# /etc/init.d/winbind start
Kedua edit file nsswitch.conf
fileserver:~# cp /etc/nsswitch.conf /etc/nsswitch.conf.distrib
fileserver:~# vi /etc/nsswitch.conf
Ubah baris-baris berikut
hosts: files dns
menjadi
hosts: files dns wins
Terakhir uji proses resolusi nama. Misalkan diketahui sebuah nama komputer dengan sistem operasi Windows di jaringan menggunakan nama "fera". Maka jalankan perintah,
fileserver:~# getent hosts fera
192.168.0.31 fera
Asyik... komputer anda sekarang sudah bisa menerjemahkan nama komputer berbasis NetBIOS.
E.O.T
Kompilasi Ulang Kernel di GNU/Linux Debian
Apakah anda pernah bertemu masalah dalam jaringan komputer berbasis GNU/Linux yang hanya dapat diselesaikan dengan melakukan patch kernel? Misalnya, untuk melakukan filtering paket berdasarkan protokol pada lapisan OSI ke-7.
Meskipun tulisan ini ditulis menggunakan distribusi Debian Sarge, namun saya yakin bisa juga diterapkan pada versi setelahnya.
Pertama siapkan lingkungan untuk proses kompilasi. Pastikan daftar repository dari alamat yang benar. Dalam kasus ini beberapa mirror di Indonesia sudah tidak mempunyai arsip untuk Debian Sarge, maka saya menggunakan mirror dari situs resmi Debian.
Mengurai Paket Debian
Berikut tips untuk menguraikan paket debian (.deb).
- Pertama, download file yang akan diuraikan isinya. Misalkan python-gsmmodem_1.1-11_all.deb
- Buat direktori untuk menampung struktur direktori file paket debian.
salman@neon:~$ mkdir python-gsmmodem
- Uraikan paket dengan program dpkg
salman@neon:~$ dpkg -X python-gsmmodem_1.1-11_all.deb python-gsmmodem/ ./ ./etc/ ./etc/modem/ ./etc/modem/operators.list ./etc/modem/gsmmodem.conf ./usr/ ./usr/share/ ./usr/share/doc/ ./usr/share/doc/python-gsmmodem/ ./usr/share/doc/python-gsmmodem/RELEASE ./usr/share/pycentral/ ./usr/share/pycentral/python-gsmmodem/ ./usr/share/pycentral/python-gsmmodem/site-packages/ ./usr/share/pycentral/python-gsmmodem/site-packages/gsmmodem.py
Selesai sudah pake Debian di uraikan. Semoga bermanfaat.
E.O.T






