Resolusi Hostname di GNU/Linux pada jaringan NetBIOS
Resolusi nama host ke alamat IP di jaringan yang melibatkan protokol TCP/IP dan NetBIOS biasanya agak merepotkan. Syukurlah ada perangkat lunak Samba di sistem operasi GNU/Linux. Software ini berhasil menggantikan sebagian fungsi dari sistem operasi Windows Server.
Proses penerjemahan nama ke alamat IP dalam jaringan TCP/IP dilayani oleh DNS. Sedangkan jaringan NetBIOS menggunakan WINS atau memancarkan nama di jaringan yang pada akhirnya akan dikumpulkan oleh "komputer local browser".
Tips ini diterapkan pada sistem operasi GNU/Linux distribusi Debian Etch, dan seharusnya bisa berjalan di versi-versi selanjutnya meski saya belum pernah mencobanya. Komputer berfungsi sebagai file server dan wins server. Semua komputer bersistem operasi Windows disetel supaya menggunakan komputer ini sebagai WINS-nya.
Langkah pertama adalah menginstall software winbind, dan menjalankannya.
fileserver:~# apt-get install winbind
fileserver:~# /etc/init.d/winbind start
Kedua edit file nsswitch.conf
fileserver:~# cp /etc/nsswitch.conf /etc/nsswitch.conf.distrib
fileserver:~# vi /etc/nsswitch.conf
Ubah baris-baris berikut
hosts: files dns
menjadi
hosts: files dns wins
Terakhir uji proses resolusi nama. Misalkan diketahui sebuah nama komputer dengan sistem operasi Windows di jaringan menggunakan nama "fera". Maka jalankan perintah,
fileserver:~# getent hosts fera
192.168.0.31 fera
Asyik... komputer anda sekarang sudah bisa menerjemahkan nama komputer berbasis NetBIOS.
E.O.T
Membuat Samba Share Folder
Membuat share folder dengan protokol SMB/CIFS dengan sistem operasi GNU/Linux bisa dengan diwujudkan dengan beberapa langkah mudah. Tulisan ini menggunakan sistem operasi GNU/Linux distribusi CentOS 5.1
Pertama install software samba dan paket-paket dependensinya.
# yum install samba samba-common samba-client samba-swat
Buat file konfigurasi sederhana samba.
# cd /etc/samba/
# mv smb.conf smb.conf.distrib
# vi smb.conf
Isi file tersebut dengan baris-baris berikut
[global]
workgroup = SMBGROUP
server string = Samba Server Version %v
security = share
Samba server akan menggunakan workgroup SMBGROUP. Dan kolom keterangan diisi dengan komentar "Samba Server Version 3.0.33-3.7.el5". Dimana 3.0.33-3.7.el5 adalah versi software yang kita install. String tersebut akan disubstitusikan untuk "%v".






